Tampilkan postingan dengan label Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 September 2016

Posco ICT Indonesia - Thx for the Opportunity, mate !

    Mau sedikit cerita soal PT. Posco ICT Indonesia, merupakan branch dari Posco ICT yang ada di Korea Selatan sana, Posco ICT sendiri itu anak perusahaannya POSCO Steel (Posco Subsidiaries). Posco ICT fokus di process automation sama IT Services and Outsourcing, itu yg sejauh ini(sampe 2 Juni 2014) gw liat sudah dan sedang dijalankan Posco ICT di Indonesia (Posco ICT Indonesia).

Di Indonesia sendiri Posco ICT punya proses bisnis yang ga jauh2 hubungannya dengan industri manufaktur baja, Posco ICT punya peran didalam Automation Process & Services dari industri baja tersebut. Posco ICT beroperasi di site/plant milik PT. Krakatau Poco(KP), KP sendiri merupakan perusahaan Joint venture antara POSCO dengan Krakatau Steel (web PT. KP), jadi selama KP tetap berdiri, Posco ICT Indonesia tetep punya proses bisnis yg harus dijalanin, namun ga nutup kemungkinan Posco ICT Indonesia bakalan merambah Automation Process, IT services keluar dari KP, bisa jadi dengan business process yg baru(banking, manufacture, Oil & Gas, Transportation, Hospitality) karena di Korea sana mereka jg punya proses bisnis di industri lain yg jadi sumber penghasilan mereka.

    Gw masuk di akhir desember 2013, dan dapet penempatan di Steel Making Plant PT. KP. Posisi gw pas di kontrak sih sebagai programmer/networking, namun pada perajalanannya bisa gw simpulin kalo gw bertindak sebagai seorang Process Control Engineer / Process Control System / Process Computer/System Engineer atau apapun sebutannya.Perihal jobdesc pekerjaan tersebut, bisa lu googling sendiri.

    Tahapan tes nya ada 1.Interview User orang Korea(Mr.Jin Hwang namanya) doi itu kalo ga salah Part leader untuk Process Computer Team. Inteviewnya bareng sama HRD nya yang berperan juga jadi translator, ternyata orang korsel bahasa Inggrisnya blepotan juga :)). Ditanya bisa OOP ? gw jawab ga jago tapi pernah bisa, bisa C++ ? gw jawab ga jago tapi pernah bisa, interviewnya +/- 45 menit dan sejam kemudian langsung ada pengumuman, dan EH GW LOLOS ke tahap selanjutnya a.k.a tahap 2.Interview HRD manager, ditanya kesiapan kerja di plant, kesiapan lain2 dan lain2 berhubung sudah hampir 3 taun lalu, ane udeh lupa brur.

     Tahap ke 3.Nego Gaji, dan nego nya itu non negotiable bold italic underline. Tahap ke 4.Medical Check Up dan selesai lu berhasil diterima sebagai karyawan PT. Posco ICT Indonesia. Udah ah segitu aja, gw cuma 6 bulan di Posco ICT :)) karena per akhir mei atau awal juni 2014 resminya gw resign, semoga membantu dan mencerahkan buat para job seeker mania.

Nilai Plus Perusahaan :
+Multinational Environment, environment ya bukan company-nya :)), but it's still a very positive experience.
+Ada Bus nganter PP ke shuttle tertentu (ente berangkat sama balik jangan telat, jangan lembur soalnya nanti ditinggal bus).
+Belajar jadi superman, back-end, front-end dev, tech support, crimping, narik kabel, nutupin port USB, update antivirus, backup data angkat kulkas ke lantai 3(make tangga) sampe beli aqua jalan kaki PP at least 3-4 KM disiang hari bolong pun sempet nyobain :p

Gw ga sebut nilai2 negatif nya karena kurang etis, dan terimakasih buat POSCO ICT Indonesia udah pernah ngasih kesempatan buat gw jadi bagian dari keluarga besar mereka. :CHEERS: !

Sabtu, 14 Juni 2014

Job Seeker Mania - PT. Djarum (Hanya untuk dirasa)

     Hola Mi Amigo ! Long time no post......

     Kali ini mau sedikit cerita soal proses pencarian "My First Job" yang udah lama ga gw terusin. Setelah kegagalan di PT. Paragon a.k.a Wardah, gw dapet telpon untuk undangan Psikotest oleh salah satu perusahaan rokok terkemuka di Indonesia, sebut saja PT. Djarum.


Pertama-tama gw ditelpon sekitaran awal September 2013 dan diundang untung psikoest lusa, iya lusa dihitung dari hari dimana yang konon katanya si mas-mas Djarum ini nelpon gw. I Said NOOOO,soalnye saat itu gw lagi nunggu wisuda dan juga posisi lagi di surabaya.

     Eh iya lupa...soal menyoal judul postingannya. "(Hanya untuk dirasa)", gw salah satu fanatik si "Super Fine Clove"

Minggu, 12 Januari 2014

Matursuwun Surabaya !

       Hanya kata2 seperti judul diatas yang bisa saya ucapkan pada saat Ibu Nanik selaku Kajur Informatika ITS maju ke depan panggung dan Bapak Dekan Agus Zaenal Arifin memanggil nama saya untuk menerima ijazah pada tanggal 22 September 2013. Penantian yang cukup lama (5 tahun) untuk mendapatkan surat resmi tanda selesai mengenyam pendidikan S1. Apa saya harus melenguh sembari mengeluh atas waktu belajar saya yang cukup lama ? Tidak, puja dan puji syukur tetap saya panjatkan karena masih banyak kawan2 yg punya masa studi lebih lama, atau bahkan tidak bisa mencicipi bangku perkuliahan.
Undangan Lintas Waktu (2008-2013)

        Namun bukan itu intinya, intinya adalah terimakasih kepada sang penguasa jagad raya atas kesempatan yang diberikan kepada saya khususnya dan teman2 saya dari seluruh penjuru INDONESIA untuk saling mengenal, belajar, tertawa, melakukan hal2 bodoh sampai berfikir untuk bangsa disaat yang sama :p. Surabaya tempat kami saling mengenal, saling merasakan keterasingan, saling jumawa membawa nama daerah dan sekolah. Tapi itu semua apa daya ketika kita bersama-sama masuk ke almamater yang sama, ITS Surabaya.
Wisuda 107 ITS
        Kami perantau dari penjuru nusantara membawa beberapa hal ketika menginjakkan kaki di Surabaya, ketakutan, kesendirian, kekhawatiran yang kurang lebih sama penyebabnya....jauh dari orang tua, rumah, dan lingkungan sekitar tempat kita tumbuh. Entah apa yang akan kami lakukan pada masa awal kuliah, pertengahan kuliah & sampai lulus nantinya, awal mula yang kita pegang kurang lebih adalah restu orang tua dan doa.
        Beruntung kami masuk kampus berbasis teknik, jadi kurang lebih dikenal dengan sebutan anak teknik, yang dimata orang awam terkenal dengan masa studinya yang lama dan kekompakkan antar mahasiswanya yang terbilang erat :p. Merantau, mau dekat antara sidoarjo-surabaya ataupun aceh-surabaya yang jauh tetaplah merantau. Yang dekat jaraknya mungkin pikirannya yang merantau, bisa jadi mereka juga merasa kehilangan saat kembali kerumah masing2. Karena rutinitas perkuliahan yang beda dengan masa SMA.
        Yang saya dan teman2 saya rasakan pada saat merantau adalah kita harus bisa. Karena sudah terlalu banyak yang kita tinggalkan, karena sudah terlalu banyak yang meninggalkan.Benar adanya, itu adalah suatu pengorbanan, benar adanya kata2 yang di share oleh beberapa kawan saya mengenai hakikat merantau yang dipopulerkan oleh sorang imam besar, Imam Syafii, kurang lebih begini kata-katanya: 

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, 'kan keruh menggenang.

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran

Jika matahari diorbitnya tidak bergerak dan terus diam
tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang

Setelah diolah dan ditambang manusia ramai memperebutkan
kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan
Jika dibawa ke kota, berubah mahal menjadi incaran hartawan.

~ Imam Syafii (767-820 M) ~


"Pergilah merantau untuk mencari kemuliaan, karena dalam perjalanan itu ada lima kegunaan: yaitu menghilangkan kesedihan, mendapatkan penghidupan, mengagungkan jiwa, dan dapat bergaul dengan orang banyak."


Tinggalkanlah tempat kelahiranmu, engkau akan temui derajat mulia di tempat yang baru dan engkau bagaikan emas yang sudah teerangkat dari tempatnya.

Kesabaran adalah bumi. Kesadaran adalah matahari. Keberanian menjadi cakrawala, Dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata".

 InsyaAllah kami sudah merasakan merantau, baik yang jauh maupun yang dekat jaraknya dengan peraduan, walaupun masih di negeri sendiri dan belum ke negeri orang.

InsyaAllah benar adanya kami mendapatkan pengganti dari kerabat dan kawan, kami bahkan mendapatkan sesuatu yang bernama keluarga, kalau itu terasa berlebih...saya lebih suka menyebutnya saudara tempat melepas dahaga, dahaga akan kerinduan pada orang tua, teman2 sepermainan, teman2 diskusi bersama, teman2 melakukan hal2 bodoh dan mungkin tak kan bisa kita lakukan kalau kita tidak merantau.

InsyaAllah kami sudah berlelah-lelah, menahan gempuran pertanyaan lulus kapan :p, gempuran perkuliahan, pengkaderan, dan sederet kesialan yang menimpa selama di rantau.
InsyaAllah sudah terlalu banyak yang kita korbankan, kita tinggalkan dan meninggalkan kita selama masa perantauan. 

InsyaAllah kami belum rusak karena diam tertahan, belum keruh karena lama menggenang.
InsyaAllah kami akan terus mengalir, mencari mangsa, melepaskan diri kami, terus bergerak dan terus menggali demi mendapatkan rasa manis, manis setelah berjuang.

Akhir kata, TERIMAKASIH Surabaya !!! Kota Jumawa nan Mempesona.

Terimakasih Surabaya "Sebuah laci kecil tempat menyimpan kenangan dan harapan". Viva Informatika  ! Viva TC 2008 ! #MaturSuwun !

Minggu, 14 Oktober 2012

14/10.2012 - 2.41 SMP Begin I

             Udah lama nih gw ga nulis di blog, ya emang baru 9 juga postingan gw dan itu juga sebagian besar soal bola (-_-'). Kesibukkan sebagai mahasiswa semester 9 dan Tugas Akhirnya mengusik semua rencana besar gw mulai dari rencana mau fitness, dagang kaos bola, cukur rambut sampe beli cukuran jenggot aje sampe di delay. Namun itu bukan alasan untuk males-malesan dan ninggalin semua kewajiban gw, nyelesain sisa 20 SKS tahap SARJANA yg lagi gw jalanin.

             Itu kenapa tulisan sarjananya di caps lock sih ? di Bold pula ? |